DAMPAK MEROKOK DI KALANGAN ANAK MUDA

PENDAHULUAN :

Tingkat kecanduan rokok pada remaja di Indonesia masih tinggi, bahkan mengalami kenaikan yang harus diwaspadai. Satuan Tugas (Satgas) Remaja Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Angga Wirahmadi, Sp.A(K) mengatakan bahwa jumlah perokok kalangan remaja meningkat dari 2014, baik remaja perempuan maupun laki-laki.

ISI

Bagaimana remaja Indonesia kecanduan rokok? Dr. Angga mengatakan bahwa tingginya jumlah perokok remaja di Indonesia karena beberapa alasan, seperti: Masa remaja merupakan masa awal di mana anak ingin mencoba-coba dan pada akhirnya menjadi kecanduan (adiksi) Mereka rentan melakukan perilaku impulsif, berbahaya, dan menantang Remaja cenderung meremehkan bahaya merokok dan merasa percaya diri yang berlebihan dengan kesehatan dirinya

Remaja bisa sampai pada tingkat adiksi rokok melalui beberapa tahapan, yaitu:

•Tahap preperation: melihat merokok sebagai aktivitas yang menyenangkan.

•Tahap initiation: mengadaptasi apa yang dilihat atau didengar dengan ingin mencobanya langsung

•Tahap becoming a smoker: mulai rutin merokok pada waktu tertentu. Minimal 4 batang per hari.

•Tahap maintenance of smoking: di mana merokok sudah menjadi bagian dari keseharian yang menimbulkan efek relaksasi dan menyenangkan.

Sementara, Dr. Angga mengatakan bahwa banyak faktor yang memengaruhi remaja Indonesia kecanduan rokok. Faktor-faktor tersebut meliputi: Persepsi terhadap produk tembakau, seperti rokok konvensional dan vape Keluarga dan teman yang perokok Peran sekolah Kebijakan dan implementasinya

penutup:

Rokok sangat berbahaya bagi anak muda,karena menyebabak kecanduan,gangguan pernafasan hingga bisa menjadi ancaman meninggal dunia,dan kita sebagai anak muda harus menghindar dari asap rokok.

Sumber: https://health.kompas.com/read/2023/05/27/192500268/waspada-tingginya-tingkat-kecanduan-rokok-pada-remaja-di-indonesia

Komentar